Ya, sang waktulah pembuat kisah ini,
ia telah menampar aku utk tau apa yg tjadi sebenarnya,
oh malang nasibku,
ternyata sang bintang itu persis dibelakang langkah kaki kananku,
padahal kaki kiriku sudah beranjak.
kenapa? kenapa datang saat ini..??!!
taukah engkau, aku pernah menganggap hilang semua itu?
padahal dulu aku bgtu mrindukanmu,
setelah aku sadar kau tlah jauh berlalu,
aku mencari bayanganmu,
ketika malam tak lagi menampakkan wajahmu,
aku memanggil namamu,
diantara gelapnya hutan tak berlampu,
kini engkau menampakan lg wajahmu,
disaat aku jauh melangkahi bayanganmu.
itukah caranya sang wktu menyiksa, mempermainkan, lalu penghempaskanku?
atau utk menempa ku sekedar mengingatkan tentang arti kesetiaan?
ah akal ku tak lg bsa bekerja.
Kacau, kacau benar kisah ini,
Bintangku, akankah engkau kepangkuanku?
atau tergabung dilangit itu, selamanya….
Kamis, 22 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar